Total Tayangan Halaman

Sabtu, 19 September 2015

Harga Pokok Penjualan | Cost of Goods Sold - Basic Pengertian Harga Pokok Penjualan Harga Pokok Penjualan adalah semua biaya yang muncul dalam rangka menghasilkan suatu produk hingga produk tersebut siap dijual. dengan bahasa sederhana, Harga Pokok Penjualan yang biasa disingkat HPP merupakan biaya yang dikeluarkan dalam suatu proses produksi barang dan jasa yang dapat dihubungkan secara langsung dengan aktivitas prosess yang membuat produk barang dan jasa siap jual. harga pokok penjualan Harga Pokok Penjualan HPP Struktur Harga Pokok Penjualan Dari definisi Harga Pokok Penjualan diatas, bisa kita dapatkan strukture dasar dalam harga pokok penjaualan umumnya terdiri dari tiga elemen besar: Persediaan atau Inventori Tenaga Kerja Langsung atau Direct Labour Cost Biaya Overhead (Overhead Cost) Persediaan | Inventory Dalam perusahaan dagan, element persediaan (inventory) hanya terdiri atas Persedian Barang Jadi saja, dikenal dengan istilah Inventori Sedangkan pada perusahaan manufakture, elemen persediaan meliputi: Raw Materials (Persedian Bahan Baku) Work In Process atau WIP (Persidiaan Barang Dalam Proses) Inventory (Persediaan Barang Jadii) Elemen Persediaan yang dimaksud adalah besarnya Persediaan Terjual. Untuk mengetahui besaran nilai jumlah persediaan yang telah terjual, maka beberapa unsur dibawah ini perlu diketahui lebih dulu: Persidiaan Awal Pembelian (dalam usaha dagang) Harga Pokok Produksii (dalam perusahaan manufakture) Persediaan Akhir. Persediaan yang digunakan atau disebut juga Barang Tersedia untuk Dijual Persediaan Awal Persediaan Awal merupakan nilai jumlah persediaan yang telah dimiliki sebelum proses pada periode berjalan dimulai. Artinya, persediaan telah ada dahulu sebelum operasi pada periode sekarag dimulai Pembeliaan Perlu diingat, bahwa yang diakui adalah merupakan pengeluaran atau 'cost yang terjadi', sehingga jumlah pembelian yang diakui sebesar cost yang muncul saja, ini diwujudkan dalam bentuk Pengeluaran Kas ataupun pengakuan Utang Dagang. jadi besarnya nilai pembelian yang diakui sebesar nilai net purchase atau nilai bersihnya saja. Hal seperti ini perlu dipertegas karena dalam prakteknya sangat sering perusahaan sbagai pembeli, ntah itu pembelian untuk barang jadi (dalam perusahaan dagnag) ataupun dalam pembelian raw material (bahan baku) dalam perusahaan manufakture mendapatkan diskon (potongan harga), atau bisa terjadi juga return barang (pengembalian) kepada penjual. untuk mendapatkan nilai bersihnya (net purchase) maka diperlukan strukture menjadi,: Gross Purchases (atau biasanya tertulis Purchase saja) Discount (potongan harga) Return (pengembalian barang) Net Purchase (pembelian bersih) Persediaan Akhir Persediaan akhir merupakan besarnya nilai persediaan yang dibukukan sebagai 'persediaan' pada akhir periode Persediaan yang Digunakan atau Persediaan Tersedia Untuk Dijual Persediaan tersedia untuk dijual (BTOD) merupakan besarnya nilai persediaan: Barang dagang yang terjual, ini berlaku untuk usaha dagang Besarnya Raw Maeterial atau bahan baku yang digunakan & barang dagan yang terjual, ini berlaku untuk perusahaan manufakture. Direct Labour Cost (Tenaga Kerja Langsung). Tenaga Kerja Langsung merupakan upah yang diberikan atau dibayarkan kepada karyawan/tenaga kerja yang terlibat secara langsung dalam aktivitas pengolahan barang dagang. Disebut Biaya Tenaga Kerja Langsung apabila besar kecilnya upah yang dibayar terrgantung pada jumlah unit produk yang dihasilkan Biaya yang dikelompokkan kedalam direct labor cost merupakan tenaga kerja yang bayarannya berdasarkan pada: Upah Satauan atau Upah Harian per jam Dalam direct labor yang dibayar dengan upah satuan bisa kita lihat dengan jelas sekali kalau tenaga kerja model ini bisa dibebankan secara langsung pada produk yang dihasilkan Apabila upah yang dibayar berdasar pada jumlah jam kerja,maka umumnya perusahaan sudah menentukan satuan jumlah yang harus diproduksi untuk rentang waktu tertentu baik itu perjam atau perhari. sehingga di akhir perhitungan bisa diketahui berapa besar biaya tenaga kerja langsung yang dibebankan untuk satu unit produk dan total biaya tenaga kerja langsung untuk akumulasi produk yang diproduksi/dihasilkan. Dalam perusahaan dagang yang kecil, biaya tenaga kerja langsung cenderung sulit agar dapat dialokasikan dengan semestinya, sehingga biaya tenaga kerja langsung hanya dapat ditemukan pada perusahaan manufaktur atau perusahaan tambang. Overhead Cost Biaya Overhead adalah biaya yang muncul selain dari elemen elemen yang telah disebut diatas, biasanya diistilahkan dengan indirect cost. jenisnya sangat bervariasi tergantung dari skala usaha, jenis usaha serta jenis sumber daya yang digunakan oleh perusahaan. yang paling sering ditemui dalam usaha manufakture ataupun usaha dagang ialah: Biaya Sewa/rental cost Depresiasi Mesin dan Peralatan. Penyusutan Gedung Pabrik. Biaya Listrik dan Air pabrik atau Factory’s Utilities Biayta Pemeliharaan Pabrik dan mesin (Maintenance) Biaya Pengemasan (Packaging) Gudang Sampelproduksi (Preproduction sampling) Biaya/Ongkos kirim Kontainer (Continer) Siklus serta Alur Jurnal Harga Pokok Penjualan Inventory Inventori yang ada pada neraca periode sebelumnya menjadi persediaan awal di periode saat ini. Apabila persediaan berhasil terjual diperiode berjalan, maka persedian tersebut di-biaya-kan serta diakui sebagai HPP (harga pokok penjualan). Proses pem-bebanan persediaan dilakukan saat barang diserahkan (terjual) dengan penjurnalan seperti ini: Debet | HPP Kredit | Inventory Notes: Untuk membebankan persediaan terjual kedalam HPP, jurnal tersebut: Sisi Debet akan menambah HPP pada laporan laba rugi Sisi Kredit akan menguraangi persediaan dalam neraca pada akhir periode. Jurnal diatas berpasangan dengan jurnal: Debit | Kas atau Piutang Kredit | Penjualan Notes: guna mengakui adanya penjualan serta piutang atau penerimaan kas pada periode tsb Apabila dalam periode yang sama ada penambahan persediaan karena pembelian barang dagang, maka pembelian itu menambah jumlah nilai inventory (persediaan barang dagang). jurnal atas pembelian tersebut dicatat: Debit | Inventory Kredit | Kas / Utang Dagang Notes: Sisi Debit menambah nilai persediaan dalam neraca Sisi Kredit mengurangi kas atau menambah akun utang dagang di neraca Dan apabila sebagian dari barang tersebut terjual, maka bagian persediaan yang terjual akan dibebankan kepada HPP seperti alur pertama tadi dan jurnalnya sama saja. Barang Dalam Proses dan Bahan Baku (Work In Process & Raw Material) Dalam perusahaan manufakture, selain persediaan barang jadi, terdapat juga work in process atau persediaan barang dalam proses serta persediaan raw material (bahan baku) Persediaan barang dalam proses dan raw material yang ada dalam neraca periode lalu akan jadi persediaan awal di periode berjalan. apabila persediaan terpakai ketika aktivitas pada periode berjalan, maka persediaan yang telah terpakai tersebut dibebankan pada harga pokok penjualan, dengan penjurnalan: Jurnal untuk Raw Material (Bahan Baku): Debit | Persediaan Barang Dalam Proses Kredit | Persediaan Bahan Baku Jurnal untuk barang dalam proses: Debit | Inventory Kredit | Persediaan Barang Dalam Proses Apabila terjadi suatu pembelian bahan baku, maka pembelian itu akan menambah persediaan raw material dalam neraca, pembelian tersebut dijurnal dengan: Debit | Bahan Baku Kredit | Kas / Utang Dagang Selanjutnya, apabila sebagian dari raw material yang dibeli tadi digunakan, maka dicatat dengan jurnal sama seperti pembebanan persedian baan baku kedalam persediaan barang dalam proses diatas. Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Overhead (direct labor cost and over head cost) Biaya tenaga kerja langsung diakumulasikan raw material usage serta work in proces usage akan menghaslkan Harga Pokok Produksi, dan selanjutnya Harga pokok poroduksi dan inventori akan menghasilkan Harga Pokok Penjualan Perhitungan Dasar HPP | Harga Pokok Penjualan perhitungan HPP bisa dirumuskan dengan berikut ini: HPP = Inventori Usage + Direct Labor Cost + Overhead Cost. Inventori Usage bisa diturunkan menjadi: Saldo Awal + Pembelian atau Penambahan – Saldo Akhir Pembelian bisa diturunkan menjadi: Purchases atau invoice - Discount - Return Format Pelaporan Harga Pokok Penjualan Melihat Strukture, alur serta perhitungan HPP seperti tadi, maka format laporan HPP bisa kita construct. namun contoh bentuk laporannya nanti saja pada postingan berikutnya.. kali ini sudah terlalu panjang pengantar tentang HPP. supaya enak dibaca saya posting pada postingan berikutnya yang bisa anda baca di

Rabu, 15 Oktober 2014

Perintah-Perintah Run pada Windows
Mungkin teman2 sudah banyak yang tahu tentang perintah-perintah Run pada XP tapi Karna terlalu banyak dan mungkin bisa lupa,,jadi pada kesempatan kali ini saya akan memposting tulisan tentang perintah-perintah Run pada Windows.
Berikut ini adalah perintah-perintah run (text command) pada windows XP. Ada sebagian perintah yang berjalan jika sebuah software/aplikasi telah terinstal di sistem,,semoga bisa membantu :

Program Run Command
Accessibility Controls = access.cpl
Accessibility Wizard =  accwiz
Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs = appwiz.cpl
Administrative Tools = control admintools
Adobe Acrobat ( if installed ) = acrobat
Adobe Distiller ( if installed ) acrodist
Adobe ImageReady ( if installed ) = imageready
Adobe Photoshop ( if installed ) = photoshop
Automatic Updates = wuaucpl.cpl
Basic Media Player = mplay32
Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt
Calculator calc Ccleaner(if installed) = ccleaner
C: Drive = c:
Certificate Manager = cdrtmgr.msc
Character Map = charmap
Check Disk Utility = chkdsk
Clipboard Viewer = clipbrd
Command Prompt = cmd
Command Prompt = command
Component Services =  dcomcnfg
Computer Management =  compmgmt.msc
Compare Files = comp
Control Panel = control
Create a shared folder Wizard = shrpubw
Date and Time Properties = timedate.cpl
DDE Shares = ddeshare
Device Manager = devmgmt.msc
Direct X Control Panel ( if installed ) = directx.cpl
Direct X Troubleshooter = dxdiag
Disk Cleanup Utility = cleanmgr
Disk Defragment = dfrg.msc
Disk Partition Manager = diskmgmt.msc
Display Properties = control desktop
Display Properties = desk.cpl
Display Properties(w/Appearance Tab Preselected ) = control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32
Driver Verifier Utility verifier Ethereal(if installed) = ethereal
Event Viewer = eventvwr.msc
Files and Settings Transfer Tool = migwiz
File Signature Verification Tool =  sigverif
Findfast =  findfast.cpl
Firefox = firefox
Folders Properties = control folders
Fonts = fonts
Fonts Folder = fonts
Free Cell Card Game = freecell
Game Controllers = joy.cpl
Group Policy Editor ( xp pro ) = gpedit.msc
Hearts Card Game = mshearts
Help and Support = helpctr
Hyperterminal = hypertrm
Hotline Client =  hotlineclient
Iexpress Wizard =  iexpress
Indexing Service = ciadv.msc
Internet Connection Wizard = icwonn1
Internet Properties = inetcpl.cpl
Internet Setup Wizard = inetwiz
IP Configuration =  ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) =  ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) =  ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) =  ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) =  ipconfig /renew
IP Config (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) = ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) =  ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) =  ipconfig /setclassid
Java Control Panel ( if installed ) = picpl32.cpl
Java Control Panel ( if installed ) =  javaws
Keyboard Properties = control keyboard
Local Security Settings =  secpol.msc
Local Users and Groups =  lusrmgr.msc
Logs You Out of Windows =  logoff
Malicious Software Removal Tool = mrt
Microsoft Access ( if installed ) =  access.cpl
Microsoft Chat = winchat
Microsoft Excel ( if installed ) = excel
Microsoft Diskpart = diskpart
Microsoft Frontpage ( if installed ) = frontpg
Microsoft Movie Maker = moviemk
Microsoft Management Console = mmc
Microsoft Narrator =  narrator
Microsoft Paint = mspaint
Microsoft Powerpoint = powerpnt
Microsoft Word ( if installed ) = winword
Microsoft Syncronization Tool = mobsync
Minesweeper Game = winmine
Mouse Properties = control mouse
Mouse Properties = main.cpl
MS-Dos Editor = edit
MS-Dos FTP =  ftp
Nero ( if installed ) =  nero
Netmeeting = conf
Network Connections = control netconnections
Network Connections = ncpa.cpl
Network Setup Wizard = netsetup.cpl
Notepad = notepad
Nview Desktop Manager ( if installed ) = nvtuicpl.cpl
Object Packager =  packager
ODBC Data Source Administrator = odbccp32
ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl
On Screen Keyboard = osk
Opens AC3 Filter ( if installed )= ac3filter.cpl
Outlook Express = msimn
Paint =  pbrush
Password Properties = password.cpl
Performance Monitor = perfmon.msc
Performance Monitor = perfmon
Phone and Modem Options = telephon.cpl
Phone Dialer = dialer
Pinball Game = pinball
Power Configuration =  powercfg.cpl
Printers and Faxes = control printers
Printers Folder=  printers
Private Characters Editor = eudcedit
Quicktime ( if installed ) = quicktime.cpl
Quicktime Player ( if installed ) = quicktimeplayer
Real Player ( if installed ) =  realplay
Regional Settings =  intl.cpl
Registry Editor = regedit
Registry Editor = regedit32
Remote Access Phonebook = rasphone
Remote Desktop = mstsc
Removable Storage = ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests =  ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy ( xp pro ) = rsop.msc
Scanners and Cameras = sticpl.cpl
Scheduled Tasks control=  schedtasks
Security Center = wscui.cpl
Services = services.msc
Shared Folders =  fsmgmt.msc
Sharing Session =  rtcshare
Shuts Down Windows = shutdown
Sounds Recorder = sndrec32
Sounds and Audio = mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game =  spider
SQL Client Configuration = clicongf
System Configuration Editor =  sysedit
System Configuration Utility = msconfig
System File Checker Utility ( Scan Immediately ) = sfc /scannow
System File Checker Utility ( Scan Once At Next Boot ) = sfc /scanonce
System File Checker Utility ( Scan On Every Boot ) = sfc /scanboot
System File Checker Utility ( Return to Default Settings) = sfc /revert
System File Checker Utility ( Purge File Cache ) = sfc /purgecache
System File Checker Utility ( Set Cache Size to Size x ) =  sfc /cachesize=x
System Information msinfo32 System Properties =  sysdm.cpl
Task Manager = taskmgr
TCP Tester  = tcptest
Telnet Client =  telnet
Tweak UI ( if installed ) = tweakui
User Account Management = nusrmgr.cpl
Utility Manager utilman
Volume Serial Number for = C: label
Volume Control =  sndvol32
Windows Address Book = wab
Windows Address Book Import Utility = wabmig
Windows Backup Utility ( if installed ) = ntbackup
Windows Explorer = explorer
Windows Firewall = firewall.cpl
Windows Installer Details = msiexec
Windows Magnifier = magnify
Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
Windows Media Player = wmplayer
Windows Messenger = msnsgs
Windows Picture Import Wizard (Need camera connected) = wiaacmgr
Windows System Security Tool = syskey
Windows Script host settings =  wscript
Widnows Updte Launches = wupdmgr
Windows Version ( shows your windows version ) = winver
Windows XP Tour Wizard =  tourstart
Wordpad = write
Zoom Utility =  igfxzoom
Sumber: http://www.adamsdvds.co.uk

Jumat, 18 Juli 2014

Membuat Program Penjualan dg VB
 
Assalamuallaikum wr.wb..
Sob, kali ini saya share cara membuat program pembelian dengan VB nih, caranya adalah sebagai berikut :
1. Buka Aplikasi VB, setelah terbuka tekan Standar.EXE

(ScreentShot)
Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik

2. Lalu gunakan tool "LABEL, TEXTBOX, dan CommandButton" untuk memberikan judul dan nama-nama barang dan harganya, mengisi nama dan harga-harganya dan perintah untuk menjumlahkannya (tombol perintah).
(ScreentShot)
Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
LABEL

Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
TextBox

Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
CommandButton
3. Tetelah itu klik 2x pada tombol perintah yang sudah anda buat tadi seperti tombol Hitung, Keluar, dan Masukan Lagi.
Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
Lalu Masukan Program Pada Setiap Perintah Tersebut
Programnya Yaitu :
Tombol "HITUNG"
-------------------------------------------------
Dim JUMLAH As Single
Dim HARGA As Single
Dim BAYAR As Single
Dim Diskon As Single
JUMLAH = Text2.Text
HARGA = Text3.Text
If JUMLAH >= 50 Then
Text5.Text = (JUMLAH * HARGA) * 20 / 100
Else
Text5.Text = 0
End If
Diskon = Text5.Text
Text4.Text = (JUMLAH * HARGA) - Diskon
BAYAR = Text4.Text
---------------------------------------------------
Tombol "KELUAR"
---------------------------------------------------
Unload Me
---------------------------------------------------
Tombol "MASUKAN LAGI"
---------------------------------------------------
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Text4.Text = ""
Text5.Text = ""
Text1.SetFocus
---------------------------------------------------
(ScreenShot)
Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik

Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik

Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
4. Setelah itu klik Start atau tekan F5.
(ScreenShot)
Program Pembelian Barang Dengan Visual Basik
5. Dan isikan oleh anda lalu tekan tombol perintahnya (HITUNG) dan lihat hasilnya !!, mudah kan sob ?? hhe

Dreamweaver, PHP dan MySQL untuk Aplikasi Data Mahasiswa

Macromedia Dreamweaver merupakan salah satu editor sekaligus web development tools yang cukup kesohor saat ini. Mengapa? Terutama karena kemudahan dan berbagai fasilitas yang mempermudah para pengembang aplikasi web dalam pekerjaannya. Konsep WYSIWYG (what you see is what you get) juga memberikan kenyamanan terutama bagi yang baru mencicipi dunia web (situs). Macromedia Dreamweaver sungguh memanjakan penggunakan dengan berbagai kemudahan, termasuk diantaranya dalam hubungannya dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
Dalam tutorial ini akan disampaikan mengenai begitu mudahnya membuat aplikasi berbasis PHP dan MySQL dengan bantuan Macromedia Dreamweaver. Boleh dibilang tanpa menyentuh coding (program) sama sekali! Cukup ceklak sana ceklik sini, jadi deh. Kita akan membuat aplikasi yang menampilkan, mengentri, edit dan delete data mahasiswa. Sederhana memang, tapi bukankah sesuatu yang rumit juga berasal dari hal sederhana?
Daripada penasaran, yuk kita mulai saja.

Dalam Tutorial Ini Diasumsikan…

Bahwa:
  1. Di komputer yang Anda gunakan sudah terinstall dengan baik PHP, Apache, MySQL dan Macromedia Dreamweaver karena dalam tutorial ini kita akan menggunakan keempat software tersebut.
  2. Anda mengetahui bagaimana cara login ke MySQL berikut informasi user dan password yang dapat digunakan.
  3. Anda sudah membuat Site Definition pada Dreamweaver, berikut bagaimana mengkolaborasikan Dreamweaver dengan PHP-MySQL.
  4. Anda sudah cukup mengerti bagaimana membuat database, membuat dan memanipulasi tabel di MySQL baik melalui console maupun dengan front-end seperti PHPMyAdmin dan MySQLFront.
  5. Anda sudah cukup mengerti beberapa perintah SQL dasar (DDL, DML).

Mempersiapkan Database dan Tabel MySQL

Langkah pertama dalam membuat aplikasi web berbasis PHP dan MySQL dengan menggunakan Dreamweaver adalah mempersiapkan database dan tabel yang akan digunakan. Dalam tutorial ini akan digunakan DBMS MySQL. Tutorial ini hanyalah sebagai contoh sederhana bagaimana membuat proses entri, edit, delete dan tampil ke database MySQL dengan bantuan Macromedia Dreamweaver. Namun demikian, jika Anda sudah memahami tutorial ini dengan baik, untuk aplikasi yang lebih kompleks tidaklah berbeda jauh.
Pertama kali buatlah database di MySQL dengan nama dbmahasiswa. Selanjutnya buatlah tabel di MySQL dengan nama mhs dan dengan spesifikasinya sebagai berikut:
+----------+-------------+------+-----+---------+-------+
| Field    | Type        | Null | Key | Default | Extra |
+----------+-------------+------+-----+---------+-------+
| nim      | varchar(10) | NO   | PRI |         |       |
| nama     | varchar(30) | NO   |     |         |       |
| alamat   | text        | NO   |     |         |       |
| tgllahir | date        | NO   |     |         |       |
+----------+-------------+------+-----+---------+-------+

Membuat Koneksi ke MySQL di Dreamweaver

Selanjutnya kita akan mengkoneksikan PHP dengan MySQL memanfaatkan tools yang sudah tersedia di Macromedia Dreamweaver. Jangan lupa pastikan  bahwa Site Definition di Dreamweaver sudah dibuat dengan benar, karena keberhasilan dari koneksi ke MySQL juga bergantung dari site definition tersebut.
Berikut ini langkah-langkahnya:
  1. Buatlah file dengan nama input_mhs.php sebagai halaman untuk menginput data mahasiswa baru.
  2. Aktifkan (buka) panel Application yang berada di sebelah sisi window utama Dreamweaver (lihat gambar)
  3. Buka tab Databases pada panel Application tersebut.
  4. Klik tombol [+] yang terdapat di dalam tab Databases dan pilih sub-menu MySQL Connection.
  5. Akan ditampilkan window isian MySQL Connection (lihat gambar). Isi nama koneksi, host mysql, username, dan password MySQL dengan benar (1), lalu klik tombol Select… untuk memilih database yang akan digunakan (2) dan klik tombol OK (3) untuk menyimpan konfigurasi koneksi MySQL.
  6. Jika koneksi berhasil maka pada panel Application tab Databases akan ditampilkan informasi database berikut tabel-tabel yang terdapat dalam database tersebut. (lihat gambar)
MySQL Connection
MySQL Connection

Membuat Halaman untuk Input Data Mahasiswa

Setelah koneksi ke database MySQL berhasil dilakukan, maka selanjutnya kita akan membuat halaman untuk melakukan input data mahasiswa ke database MySQL. Pada dasarnya untuk membuat aplikasi input data, kita harus membuat form inputan terlebih dahulu. Namun dengan bantuan Macromedia Dreamweaver, kita akan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu membuat form terlebih dahulu.
Berikut ini langkah-langkahnya:
  1. Buatlah file dengan nama input_mhs.php sebagai halaman untuk menginput data mahasiswa baru (jika sudah dibuat, tidak perlu dibuat lagi).
  2. Aktifkan bagian Application di menu atas, lalu pilih menu Record Insertion Form Wizard (lihat gambar). Atau bisa akses menu Insert > Application Objects > Insert Record > Record Insertion Form Wizard.
  3. Akan ditampilkan window Record Insertion Form. Tentukan koneksi yang digunakan, tabel yang digunakan dan atur tampilan form (jenis inputan). Tekan tombol OK.  Lihat gambar
  4. Di halaman akan ditampilkan form inputan untuk data mahasiswa (lihat gambar). Tekan F12 (Preview in Browser) untuk mencoba halaman input data mahasiswa.
Record Insertion Wizard
Record Insertion Wizard

Membuat Halaman untuk Menampilkan Data Mahasiswa

Untuk membuat halaman yang menampilkan data dari database, dalam hal ini data mahasiswa, caranya cukup mudah. Yang pasti sebelum melanjutkan, kita harus memastikan kembali bahwa koneksi ke MySQL sudah dibuat dengan benar (lihat caranya di atas). Untuk menampilkan data dari database, pertama kali yang harus kita lakukan adalah membuat Recordset, lalu setelah recordset dibuat kita tinggal menentukan datanya mau ditampilkan dalam bentuk tabel atau yang lainnya. Dalam tutorial ini, kita akan menampilkan data ke dalam bentuk tabel.
Berikut ini langkah-langkahnya:
  1. Buatlah file dengan nama tampil_mhs.php untuk menampilkan data mahasiswa.
  2. Buka bagian Application, lalu pilih menu Recordset (atau dapat mengaksesnya melalui menu Insert > Aplication Objects > Recordset). Lihat gambar!
  3. Akan ditampilkan window Recordset (lihat gambar dibawah). Tentukan nama Recordsetnya (1), koneksi yang digunakan (2), tabel yang akan ditampilkan (3), field yang akan ditampilkan (4) serta filter dan pengurutan yang diinginkan (5). Tekan tombol OK untuk melanjutkan. Kita juga bisa menekan tombol Test untuk memastikan semua sudah benar.
  4. Selanjutnya akan ditampilkan window informasi jika Recordset berhasil ditambahkan. Klik OK untuk melanjutkan
  5. Dari menubar Application, Pilih icon Dynamic Data dan pilih Dynamic Table (lihat gambar). Atau juga bisa dilakukan dari menu Insert > Application Objects > Dynamic Data > Dynamic Table.
  6. Akan muncul window Dynamic Table. Pilih nama Recordset yang akan ditampilkan, jumlah record yang akan ditampilkan dan beberapa setting tabel. Klik OK untuk melanjutkan. Lihat gambar
  7. Di halaman akan ditampilkan sebuah tabel, baris pertama adalah header, baris kedua adalah data (record) dari database (gambar). Tekan F12 (Preview in Browser) untuk mencoba halaman tampil data mahasiswa.
Recordset
Recordset
Bersambung ke bagian 2 (Edit dan Delete data)

Cara Membuat Program Kasir Menggunakan Visual Basic

Langkah-langkah untuk membuat program kasir menggunakan Visual Basic dengan checkbox control diantaranya :


  • Jalankan program Visual Basic
  • Pilih tipe Project Standar EXE
  • Selanjutnya letakkan kontrol-kontrol seperti gambar dibawah ini

  • Dengan mengganti properti dari masing-masing kontrol pada gambar diatas sebagai berikut

  • Selanjutnya ketiklah seperti sebagian dari kode program berikut ini

  • Jalankan program dengan mengklik tombol start atau tekan F5
  • Setelah muncul isikan nama pada kolom nama

  • Lalu centang pada kotak untuk memulai pesanan dan akan muncul menu makanannya

  • Setelah selesai memesan klik tombol OK maka akan muncul total yang harus dibayarkan

~ Semoga artikel ini bermanfaat ~
ali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat sendiri aplikasi kasir dengan menggunakan visual basic 6.
Di bawah ini adalah cara membuat aplikasi kasir untuk rumah makan dan jika kamu ingin mendownload aplikasi beserta kodingnya silahkan download disini..
Langkah 1.
Buatlah desain tampilan aplikasi kasir seperti gambar di bawah :
clip_image002
Langkah 2.
Atur propertinya sebagai berikut :
clip_image003

1 Name : lblTanggal Caption : -
2 Name : lblJam Caption : -
3 Name : txtId Text : -
4 Name : txtMenu Text : -
5 Name : txtSatuan Text : -
6 Name : txtHarga Text : -
7 Name : txtPesanan Text : -
8 Name : txtTotal Text : -
9 Name : txtBayar Text : -
10 Name : txtKembali Text : -
11 Name : cmdBaru Caption : Menu Baru
12 Name : cmdTutup Caption : Tutup
13 Name : Timer1 Interval : 1
     
Langkah 3.
Menuliskan source code sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Klik 2x Timer1 dan copas kode di bawah :
   1:  Private Sub Timer1_Timer()


   2:  lblTanggal.Caption = Format(Date, "dd mmmm yyyy")


   3:  lblJam.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss")


   4:  End Sub



Klik 2x txtId.text dan isi kode berikut :



   1:  Private Sub txtId_KeyPress(KeyAscii As Integer)


   2:  If KeyAscii = 13 Then


   3:  If txtId.Text = 101 Then


   4:  txtMenu.Text = "Sate Kambing"


   5:  txtSatuan.Text = "Porsi"


   6:  txtHarga.Text = 15000


   7:   


   8:  ElseIf txtId.Text = 102 Then


   9:  txtMenu.Text = "Gulai"


  10:  txtSatuan.Text = "Porsi"


  11:  txtHarga.Text = 10000


  12:   


  13:  ElseIf txtId.Text = 103 Then


  14:  txtMenu.Text = "Soto Ayam"


  15:  txtSatuan.Text = "Porsi"


  16:  txtHarga.Text = 17000


  17:   


  18:  ElseIf txtId.Text = 104 Then


  19:  txtMenu.Text = "Coto Makasar"


  20:  txtSatuan.Text = "Porsi"


  21:  txtHarga.Text = 20000


  22:   


  23:  Else


  24:  MsgBox ("Menu yang dipesan belum ada...!")


  25:  End If


  26:  txtPesanan.SetFocus


  27:   


  28:  End If


  29:  End Sub



Klik 2x txtPesanan.text dan isi kode seperti di bawah :



   1:  Private Sub txtPesanan_Change()


   2:  txtTotal.Text = Val(txtHarga.Text) * Val(txtPesanan.Text)


   3:  End Sub



Klik 2x txtBayar.text dan copas source code berikut :



   1:  Private Sub txtBayar_Change()


   2:  txtKembali.Text = Val(txtBayar.Text) - Val(txtTotal.Text)


   3:  End Sub



Klik 2x cmdBaru, isi dengan kode berikut :



   1:  Private Sub cmdBaru_Click()


   2:  txtId.Text = ""


   3:  txtMenu.Text = ""


   4:  txtSatuan.Text = ""


   5:  txtHarga.Text = ""


   6:  txtPesanan.Text = ""


   7:  txtTotal.Text = ""


   8:  txtBayar.Text = ""


   9:  txtKembali.Text = ""


  10:   


  11:  txtId.SetFocus


  12:  End Sub



Klik 2x cmdTutup, isi dengan kode berikut :



   1:  Private Sub cmdTutup_Click()


   2:  Unload Me


   3:  End Sub






hasilnya seperti ini :


image


Demikian cara membuat Aplikasi Kasir sederhana semoga bermanfaat……

Membuat Aplikasi Pemutar Video dengan Visual Basic 6.0

Anda bisa membuat pemutar video sendiri dengan Visual Basic 6.0
Buat project standard exe lalu klik project -> komponen -> Windows Media Player
Lihat gambar di bawah ini:


klik tombol ok.

selanjutnya di toolbox akan terlihat lambang windows
media player. Double klik gambar tersebut untuk membuat komponen windows media player tersebut ke form.

Setelah itu tambahkan Komponen DriveListBox, DirListBox, FileListBox,CommandButton dan Label. Selanjutnya aturlah backcolor dan forecolor untuk masing-masing komponen sehingga interface program anda akan terlihat seperti gambar di bawah ini:



Berikan kode seperti dibawah ini:


Private sFile As String

Private Sub Command1_Click()
WindowsMediaPlayer1.openPlayer sFile
End Sub

Private Sub Dir1_Change()
File1.Path = Dir1.Path
End Sub

Private Sub Drive1_Change()
Dir1.Path = Drive1.Drive
End Sub

Private Sub File1_Click()
sFile = Dir1.Path & "\" & File1.FileName
Label1.Caption = sFile
End Sub

Private Sub Form_Load()
File1.Pattern = "*.dat;*.mpg"
End Sub


tombol Run atau F5 pemutar video kita akan tampak seperti ini:



cari file video di komputer anda dengan cara mengklik drive dan folder beserta file nya.
setelah anda menemukan videonya klik pada kontrol file kemudian tekan tombol dengan tanda panah (>) aplikasi kita akan membuka windows media player. Lihat gambar di bawah ini:

Windows media player otomatis membuka dan memutar video kesukaan anda. Wah jangan sampai memutar video porno yang mirip artis atau video kekerasan disekolah or kampus ya.

Klo puter video bola piala dunia atau putar video clip lagu keong racun nya sinta and jojo boleh juga he..he..he Smile

Membuat Aplikasi Kasir / Penjualan Dari Visual Basic 6

Pada tutorial ini anda akan belajar bagaimana membuat aplikasi client server menggunakan visual basic & MYSQL Untuk lebih memperjelas pemahaman anda akan digunakan studi kasus program KASIR. Dimana pada implemantasinya nanti, aplikasi yang dibuat akan terpisah dengan database. Database akan ditempatkan pada sebuah server dan aplikasi dapat ditempatkan pada beberapa komputer client. Untuk pengembangan / pembuatan aplikasinya sendiri dapat dilakukan di komputer lokal terlebih dahulu. Adapun yang anda perlukan pada tutorial ini, yaitu
visual basicMYSQL, dan Mysql Connector-ODBC. MYSQL dan MYSQL Connector ODBC dapat anda download di http://www.mysql.com. MYSQL Connector ODBC dibutuhkan agar dapat melakukan koneksi database MYSQL dari VB
Setelahnya semuanya terinstall mulailah membuat database MYSQL beserta tabel – tabelnya. Buatlah sebuah database dengan nama kasirdan buat 5 tabel seperti di
bawah:
Tabel user_login
Field Tipe Data
user_login_id varchar(50) *
user_name varchar(100)
user_psw varchar(20)
Tabel product 
Field Tipe Data
product_id varchar(40) *
product_name varchar(100)
price double
stock integer
Tabel transaksi 
Fields Tipe Data
no_transaksi integer (auto increment) *
tgl_transaksi datetime
total_barang integer
total_harga double
kasir varchar(50)
Tabel detail_transaksi 
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double
Tabel transaksi_temp 
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double

* Primary Key
Tabel user_login digunakan untuk menyimpan data pengguna aplikasi, tabel product digunakan untuk menyimpan data product yang dijual. Tabel transaksi untuk menyimpan data transaksi dan tabel detail_transaksi untuk menyimpan detail dari transaksi yang dilakukan. Sedangkan tabel traksaksi_temp digunakan untuk mencatat secara sementara detail traksaksi yang dilakukan, setelah transaksi selesai dilakukan baru dipindahkan ke tabel transaksi.
Setelah database dan kasir selesai dibuat tambahkan data (insert data) pada tabel user dengan data berikut:
user_login_id user_name user_psw
admin Administrator admin
langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke database. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini.
  1. Buka control panel, double klik pada Administrative Tools, kemudian double klik pada Data Sources (ODBC). Dan akan muncul window kurang lebih seperti berikut:
    Data Sources (ODBC)
  2. Klik pada System DSN, dan klik tombol Add, dan akan muncul window seperti berikut:
    System DNS
  3. Pilih MySQL ODBC 3.5.1 Driver, dan klik tombol Finish, dan akan tampil window berikut :
    Connector / ODBC
  4. Kemudian isi form di atas dengan data seperti berikut:
    Connector-ODBC
  5. Klik tombol Test, jika muncul kotak dialog yang menyatakan sukses, tekan OK dan tekan OK sekali lagi.
Setelah selesai sekarang anda telah siap untuk membuat Aplikasi KASIR..

Membuat Form Utama Administrator dan Form Login

Buka microsoft visual basic anda dan buat Standar EXE project. Setelah project dibuat akan langsung terbentuk sebuah form. Tambahkan label dan tombol serta atur propertiesnya seperti berikut :
Admin Form
Komponent Properties
Form1 Name : main_form
Caption : Administration
Label1 Caption : Welcome,
Label2 Name : label_user
Caption : User
Command1 Name : btn_user
Caption : User
Command2 Name : btn_product
Caption : Product
Command3 Name : btn_trans
Caption : Transaksi
Command4 Name : btn_report
Caption : Report
Setelah diatur propertinya maka hasilnya adalah seperti berikut:
Admin Form
Admin Form
Kemudian Buat Form baru dengan cara, klik Menu Project, Add Form. Akan tampil window Add Form dan pilih Log In Dialog serta klik tombol open. Hasilnya seperti di bawah:
Login Form
Form Login
Sekarang buka notepad dan ketik kode di bawah:
[Data]
DB=kasir
SERVER=localhost
Uid=root
Password=root
Kemudian simpan di direktori c:\windows dengan nama koneksi.ini, file koneksi.ini berfungsi untuk menyimpan data yang diperlukan untuk koneksi ke database. Pada bagian DB berisi nama database yang akan digunakan, SERVER berisi IP address Server tempat database disimpan (untuk sementara gunakan lokalhost). Uid berisi database user name dan Passwordadalah password database.
Sekarang Kembali ke Editor Visual Studio. Pilih Menu Project, Add Module untuk membuat module. Pada window Add Module klik Open. Download File berikut ini, kemudian copy dan paste isi file tersebut pada module yang sedang dibuat. Setelah selesai simpan module tersebut. Kemudian Klik menu Project, References dan akan muncul window project reference. Centang pada bagian Micosoft ActiveX Data Objects 2.0 Library dan tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke form login, double click pada tombol OK, Hapus script yang telah ada dan ganti dengan script di bawah:
Private Sub cmdOK_Click()
Call Koneksi
Dim RS As ADODB.Recordset
Set RS = New ADODB.Recordset
Dim SQL As String
‘query untuk login
SQL = “select * from user_login where user_login_id=’” & txtUserName.Text & “‘”
‘membuka koneksi ke databse
RS.CursorLocation = adUseClient
RS.Open SQL, conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
‘cek kebenaran user_login_id
If (RS.RecordCount > 0) Then
‘cek kebenaran password
If (RS!user_psw = txtPassword.Text) Then
user_login_id = txtUserName.Text
user_name = RS!user_name
Load main_form
main_form.Show
Unload Me
Else
MsgBox “Maaf Password Salah”
End If
Else
MsgBox “Maaf User Name Salah”
End If
End Sub
Kemudian double click pada tombol Cancel, hapus script yang telah ada dan ganti dengan script berikut:
Private Sub cmdCancel_Click()
Dim pil As VbMsgBoxResult
pil = MsgBox(“Anda Yakin untuk keluar?”, vbQuestion + vbYesNo, “Exit”)
If (pil = vbYes) Then Unload Me
End Sub
Setelah selesai pilih menu Project, properties. Pada window Project Properties di bagianStartup Object pilih frmLogin. Kemudian tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke admin_form, double click pada form dan ketik script berikut :
Private Sub Form_Load()
label_user.Caption = user_name
End Sub
Setelah selesai simpan project anda dengan nama kasir dan coba untuk menjalankanya dengan menekan tombol F5 pada keybord.

Kamis, 17 Juli 2014

Cara Membuat Menu Bar dan Sub Menu Bar di Blog

Halo sahabat semua, kali ini Info Bagus Fakta Bagus akan berbagi cara membuat sub menu bar di blog. Sub menu bar sangat diperlukan bagi setiap blogger sejati. Bagi para pengunjung hal ini juga sangat dibutuhkan guna mencari informasi berdasarkan pada kategori di sub menu bar. Memberi sub menu bar juga membuat blog kita tampak lebih tampan, teratur, dan praktis (tidak acak-acakan). Langkah-langkahnya

berhubungan dengan edit HTML. Bagi para blogger pemula mungkin akan merasa sulit, tetapi sebenarnya hal ini sangat mudah. Ikuti saja langkah-langkah yang kami jelaskan di bawah ini. 


Ok, setelah berbasa-basi. Let's check it out...


Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan :
  1. Klik Menu Desain 
  1. Pilih Menu Template lalu pilih menu Edit HTML 
  1. Pilih/klik menu Lanjutkan
  1. Pilih/klik menu Expand Template Widget
  1. <div class='main-outer'> atau
    <div id='main-wrapper'> atau <div id='main'>
     
    Cari scrift berikut :



Agar lebih mudah, klik saja ctrl+F pada keyboard lalu pilh salah satu scrift diatas. Berdasarkan pengalaman saya setelah membolak balik informasi di www.google.com maka yang cocok adalah :
div class='main-outer'>.
Bisa jadi beda dengan template yang lain…

Setelah dapat, copas scrift berikut tepat diatas scrift yang dicari tadi : 

<style>
/* -- Menu Horizontal + Sub Menu-- */
#cat-nav {background:#156994;margin:0 15px;padding:0;height:35px;}
#cat-nav a { color:#eee; text-decoration:none; text-shadow: #033148 0px 1px 0px;border-right:1px solid #156994;}
#cat-nav a:hover { color:#fff; }
#cat-nav li:hover { background:#000; }
#cat-nav a span { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#fff; text-shadow:none;}
#cat-nav .nav-description { display:block; }
#cat-nav a:hover span { color:#fff; }
#secnav, #secnav ul { position:relative; z-index:100; margin:0; padding:0; list-style:none; line-height:1; background:#0d5e88; }
#secnav a { font-family:Georgia, "Times New Roman", Times, serif; font-style:italic; font-weight:700; font-size:14px; display:block; z-index:100; padding:0 15px; line-height:35px; text-decoration:none;}
#secnav li { float:left; width: auto; height:35px;}
#secnav li ul  { position: absolute; left: -999em; width: 200px; top:35px}
#secnav li ul li  { height:30px; border-top:1px solid #fff; }
#secnav li ul li a  { font-family:Verdana, Geneva, sans-serif; width:180px; line-height:30px; padding:0 10px; font-size:11px; font-style:normal; font-weight:400; color:#eee; }
#secnav li ul ul  { margin: -30px 0 0 180px; }
#secnav li:hover ul ul, #secnav li:hover ul ul ul, #secnav li.sfhover ul ul, #secnav li.sfhover ul ul ul { left:-999em; }
#secnav li:hover ul, #secnav li li:hover ul, #secnav li li li:hover ul, #secnav li.sfhover ul, #secnav li li.sfhover ul, #secnav li li li.sfhover ul { left: auto; }
#secnav li:hover,#secnav li.hover  { position:static; }
#cat-nav #secnav {width:100%;margin:0 auto;}
</style>
<div id='cat-nav'>
<ul class='fl' id='secnav'>
<li><a href='#'>Beranda</a></li>
<li><a href='#'>Menu 1</a></li>
<li><a href='#'>Menu 2</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu2 a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu2 b</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu3</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu3a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu3b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu4</a>
<ul id='sub-custom-nav'>
<li><a href='#'>Sub Menu4a</a></li>
<li><a href='#'>Sub Menu4b </a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Menu5</a></li>
</ul>
</div>


PENJELASAN :
    • Ganti tanda # (warna biru) dengan link/url yang anda inginkan. Bisa jadi link posting atau label (katagori) yang ada pada blog anda.
    • Ganti Tulisan warna biru dengan menu dan sub menu yang anda inginkan.
    • Setiap sub menu bisa ditambah atau dikurangkan sesuai keinginan. 

7. Setelah itu klik Pratinjau dulu untuk memastikan scrift sudah benar . Lalu simpanlah/save. Dan tutup edit HTML tersebut.

Saran : back up dulu template anda sebelum merubah/menambah scrift diatas, agar bisa dimanfaatkan kembali jika ada masalah dengan penambahan srcritf diatas.

8. Untuk menghilangkan tampilan tampilan dabel dengan Laman Utama, 
Maka ikutilah saran berikut :

  • Masuk ke Menu Laman 
  • Lalu pilih tampilan halaman dengan memilih "jangan tampilkan"
  • Simpan setelan, maka laman utama akan tampil sendiri sesuai dengan scrift yang kita ketikkan tadi.
Blog sudah bisa dipublikasikan...
Apabila melalui cara yang kami bagikan ini belum berhasil, coba sahabat ulangi lagi dengan sabar. jika berkali-kali memang tidak bisa, sahabat bisa berkonsultasi dengan Info Bagus Fakta Bagus melalui komentar di bagian bawah ini. 

Semoga bermanfaat kebaikan.